Umum

Untuk dapat melakukan pengawasan atau kontrol transaksi penjualan, dan sebagai bukti pencatatan transaksi penjualan, maka setiap transaksi penjualan harus di dukung oleh dokumen. Hal ini untuk memastikan bahwa transaksi penjualan tersebut adalah sah dan benar. Dokumen yang digunakan dalam penjualan

Secara garis besar prosedur penjualan meliputi tahap sebagai berikut: Terima Pesanan Penjualan (Order Penjualan) dari pelangganPeriksa ketersediaan produk (seperti tiket, hotel)Kirim Order Pembelian kepada Supplier (lihat prosedur pembelian)Konfirmasi kepada calon Pelanggan mengenai perincian produk, harga, tanggal dan lainnyaPembuatan dokumen penjualanPersetujuanPencatatan penjualan

Sistem dan prosedur penjualan perlu dilakukan dengan baik. Sistem dan prosedur penjualan dirancang agar dapat menghindari masalah-masalah antara lain sebagai berikut: Penjualan sudah dilakukan tetapi belum dibuatkan invoice (penagihan)Penjualan tidak tertagih, karena lemahnya kontrol terhadap seleksi pelanggan seperti kualitas pelanggan, kredit

Sistem dan prosedur sangat penting dan diperlukan di dalam suatu perusahaan. Tujuannya adalah agar setiap kegiatan yang dilakukan oleh masing-masing bagian bisa dilaksanakan dengan yang baik, efisiensi dan benar sesuai dengan kebijaksanaan perusahaan. Sistem dan prosedur merupakan bagian dari tugas