Dokumen Penjualan

Untuk dapat melakukan pengawasan atau kontrol transaksi penjualan, dan sebagai bukti pencatatan transaksi penjualan, maka setiap transaksi penjualan harus di dukung oleh dokumen. Hal ini untuk memastikan bahwa transaksi penjualan tersebut adalah sah dan benar. Dokumen yang digunakan dalam penjualan adalah invoice, kuitansi dan Faktur Pajak

Invoice

Invoice atau faktur penjualan atau bon penjualan adalah bukti terjadinya transaksi penjualan dan digunakan untuk melakukan penagihan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan invoice sebagai berikut:

  1. Invoice dibuat dalam 3 atau 4 (empat) lembar, yaitu:
    • Lembar pertama (Original – putih), untuk langganan apabila sudah melakukan pelunasan. Lembar pertama dapat juga berfungsi sebagai kuitansi, dimana lembar pertama ini akan di cap lunas dan diberikan kepada langganan apabila sudah lunas.
    • Lembar kedua (merah) (optional), untuk langganan apabila belum melakukan pelunasan. Lembar ini biasanya diberikan apabila langganan tidak melakukan pelunasan secara kas.
    • Lembar ketiga (biru), diberikan kepada bagian keuangan untuk dilampirkan di bukti penerimaan kas atau bank.
    • Lembar keempat (kuning), diberikan kepada bagian akuntansi untuk diarsip urut nomor invoice.
  2. Informasi yang tercantum di invoice meliputi antara lain:
    • Nomor Invoice.
    • Tanggal invoice dan Tanggal Jatuh tempo
    • Nama dan alamat pelanggan
    • Perincian Invoice meliputi item, harga, discount, PPN dan lainnya.
    • Tanda tangan Staf yang membuat dan menyetujui invoice tersebut

Kuitansi

Kuitansi adalah bukti penerimaan uang. Penagihan kepada pelanggan menggunakan invoice, dan apabila sudah diterima pelunasan dapat dikeluarkan kuitansi sebagai bukti penerimaan uang. Beberapa pelanggan travel agent menghendaki pada saat penagihan selain invoice dilampirkan juga kuitansi.

Faktur Pajak

Setiap transaksi penjualan yang dilakukan oleh Perusahaan PKP (Pengusaha Kena Pajak) terhutang PPN (Pajak Pertambahan Nilai). Perusahaan akan mengeluarkan Faktur Pajak kepada Pelanggan yang berstatus PKP. Faktur Pajak beserta dengan invoice diberikan kepada pelanggan. Faktur pajak digunakan dalam perhitungan Surat Pemberitahuan Masa PPn (SPT Masa PPN) setiap bulannya.  Invoice beserta Faktur Pajak diberikan pada saat penagihan.

Post a Comment