Breaking News
Home » Berita » Kontrol Penerimaan Uang Dari Penjualan
cash dan bank

Kontrol Penerimaan Uang Dari Penjualan

Kontrol penerimaan uang dari penjualan merupakan bagian yang penting dari siklus penjualan. Transaksi penjualan dapat dikatakan berhasil apabila perusahaan sudah menerima hasil penjualan tersebut dalam bentuk uang.

Jenis Penerimaan Uang

Penerimaan uang dari hasil penjualan dapat dibagi atas 2 (dua) bagian, yaitu penerimaan kas dan penerimaan bank.

Penerimaan kas

Penerimaan kas dari penjualan adalah penerimaan uang tunai yang diperoleh langsung oleh bagian kasir dari langganan. Termasuk juga penerimaan kas yang ditagih melalui kolektor kepada langganan.

Pada saat uang diterima, kasir akan melakukan pemeriksaan apakah uang yang diterima sudah sesuai dengan jumlah yang tercantum di invoice. Apabila sudah sesuai, kasir memberikan cap lunas pada invoice dan memberikan kuitansi (optional) sebagai tanda terima uang kepada langganan.

Sebaiknya diusahakan seminimal mungkin penerimaan dalam bentuk kas. Dibandingkan dengan penerimaan bank, penerimaan kas perlu mendapatkan perhatian yang lebih besar, karena lebih mudah terjadi kesalahan, kehilangan atau bahkan kecurangan.

Penerimaan Bank

Penerimaan bank adalah penerimaan uang yang masuk ke rekening koran perusahaan. Termasuk penerimaan bank adalah penerimaan uang melalui Penerimaan uang dari hasil penjualan dapat dibagi atas 2 (dua) bagian, yaitu penerimaan kas dan penerimaan bank.

Penerimaan kas

Penerimaan kas dari penjualan adalah penerimaan uang tunai yang diperoleh langsung oleh bagian kasir dari langganan. Termasuk juga penerimaan kas yang ditagih melalui kolektor kepada langganan.

Pada saat uang diterima, kasir akan melakukan pemeriksaan apakah uang yang diterima sudah sesuai dengan jumlah yang tercantum di invoice. Apabila sudah sesuai, kasir memberikan cap lunas pada invoice dan memberikan kuitansi (optional) sebagai tanda terima uang kepada langganan.

Sebaiknya diusahakan seminimal mungkin penerimaan dalam bentuk kas. Dibandingkan dengan penerimaan bank, penerimaan kas perlu mendapatkan perhatian yang lebih besar, karena lebih mudah terjadi kesalahan, kehilangan atau bahkan kecurangan.

Penerimaan Bank

Penerimaan bank adalah penerimaan uang yang masuk ke rekening koran perusahaan. Termasuk penerimaan bank adalah penerimaan uang melalui transfer antar bank, penerimaan melalui Credit Card, Debit Card, setoran check atau giro. Kasir melakukan pencocokan data atau rekonsiliasi bank secara harian atau akhir bulan untuk memeriksa penerimaan tersebut apakah sudah sesuai dengan jumlah yang tercantum di invoice.

Masalah yang sering terjadi dalam penerimaan bank adalah sulit mengidentifikasi penerimaan bank yang masuk terutama apabila langganan tidak mencantumkan nomor invoice ataupun tidak ada keterangan yang cukup jelas di rekening koran bank. Untuk mengatasi masalah ini, kasir atau bagian penagihan perlu aktif untuk melakukan pemeriksaan penerimaan bank.transfer antar bank, penerimaan melalui Credit Card, Debit Card, setoran check atau giro. Kasir melakukan pencocokan data atau rekonsiliasi bank secara harian atau akhir bulan untuk memeriksa penerimaan tersebut apakah sudah sesuai dengan jumlah yang tercantum di invoice.

Masalah yang sering terjadi dalam penerimaan bank adalah sulit mengidentifikasi penerimaan bank yang masuk terutama apabila langganan tidak mencantumkan nomor invoice ataupun tidak ada keterangan yang cukup jelas di rekening koran bank. Untuk mengatasi masalah ini, kasir atau bagian penagihan perlu aktif untuk melakukan pemeriksaan penerimaan bank.

Apabila anda menyukai artikel ini harap like facebook kami.
Terima kasih.

Check Also

Penyusutan Aktiva Tetap

Penyusutan Aktiva Tetap

Definisi Aktiva tetap : Masa manfaatnya lebih dari 1 tahun. Digunakan dalam kegiatan perusahaan Dimiliki …